Home / Ide dan Narasi
Tampilkan postingan dengan label Ide dan Narasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ide dan Narasi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 06 Oktober 2016
Selasa, 04 Oktober 2016
CATATAN 11 TAHUN PERGULATAN REFORMASI TNI YANG BELUM TUNTAS
Ide dan Narasi
Iwan Wahyudi *
Tanggal 5 Oktober 2009, genap 64 tahun usia Tentara Nasional Indonesia
(TNI). Sebuah institusi yang tidak dapat dipisahkan dari pasang surutnya bangsa
ini sejak masa kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, masa revolusi dan
pembangunan bangsa yang penuh dengan dinamika sehingga memerlukan kodisi stabilitas
kebangsaan. Hampir dalam tahapan penting bangsa ini TNI memiliki peran yang
tidak dapat dipandang sebelah mata karena tugas pokoknya untuk menjaga keutuhan
Negara Kesatuan Republik Indonesia
dari segala gangguan dan ancaman yang datang dari dalam maupun serangan dari
luar negara Indonesia.
Jumat, 30 September 2016
MALAPETAKA KEKUASAAN ( Refleksi Gerakan 30 September/PKI )
Ide dan NarasiKEKUASAAN, siapapun tentu menginginkannya, kenapa? Karena dengan kekuasaan sebagian keinginan manusia dapat dicapai, kekayaan juga ketenaran. Pada hakikatnya kekuasaan adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengelola dan menata apa yang dikuasainya guna meningkatkan harkat, martabat dan kebahagiaan bersama.
Namun, berjalannya waktu kemudian
akan membuktikan seperti apa sesungguhnya pemilik kuasa. Hampir semua manusia
melakukan segala cara untuk menggenggam kekuasaan. Orang baik akan menggunakan
cara-cara yang etis dan bermartabat, sedangkan mereka yang dalam rongga hatinya
dipenuhi nafsu angkara akan menggunakan 1001 jalan baik halal maupun haram untuk
duduk dalam kekuasaan.
Selasa, 27 September 2016
Kamis, 15 September 2016
HADIRKAN MOMENTUM SETIAP WAKTU
Ide dan NarasiBetapa banyak orang untuk melakukan sesuatu harus menunggu momentum yang tepat, terkadang malah mengaitkannya dengan hari tertentu, malam khusus atau waktu-waktu dengan hitung-hitungan yang tak logis dan jauh dari nilai-nilaia ilmiah.
Dalam fisika Rumus momentum adalah massa x kecepatan. Jelas sekali bahwa komponen waktu hanya satu bagian dari kecepatan.
Dalam momentum sosial, massa adalah kuantitas massa (aktivis dan basis massa). Sedangkan kecepatan merupakan tingkat akselerasi dan pematangan diri.
Kuantitas massa dicapai dengan memperbanyak laku menyuarakan, mengajak juga merekrut orang-orang untuk mengambil bagian dalam proses perbaikan dimasyarakat. Kuantitas massa pun akan terbagi lagi menjadi beberapa tingkatan yaitu penggerak, pendukung dan simpatisan. Hal ini perlu disadari dari awal agar mengantisipasi frustasi dikemudian hari karena menganggap semua orang HARUS menjadi penggerak semata.
Tingkat akselerasi dan pematangan diri ini terkait langsung dengan pembinaan. Menyiapkan sebuah sistem yang dapat menyiapkan sumberdaya sesuai dengan selera zamannya namun tidak lepas dari keaslian/kekhasan rasa yang dimilikinya.
Kedua hal ini (massa dan kecepatan) harus menjadi pekerjaan sosial yang berkelanjutan tanpa mengenal lelah dan putus asa sehingga momentum dapat hadir setiap waktu.
Momentum dapat diciptakan (direncanakan sejak awal) atau sebagai respon dari sebuah kebutuhan kondisi yang memerlukan reaksi kreatif. Begitulah, setiap saat dinamisasi dan perputaran momentum kebaikan baik personal, massal maupun kelembagaan dapat terus bergulir tanpa memandang waktu tertentu saja.
Mari terus memperbaiki diri, selalu berubah menjadi lebih baik dan manfaatkan serta isi hari-hari kita sebagai momentum bersejarah untuk meninggalkan jejak yang mengispirasi sesama.
Kamis, 01 September 2016
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
Comments
Total Tayangan Halaman
Cloud Label
#AssalamualaikumPagi
#HariIniDalamSejarah
#JelajahRAMADHAN
#MasjidtoMosque
#QuotePemuda
#Refleksiwan
#ReHATIwan
Art & Jejak Sosmed
DIARIwan
Featured
Ide dan Narasi
INSPIRATION Wednesday
Inspiring Words
IWANews
KOPinspirasiWAN
LANGKAH INSPIRASI
MASJIDTOMOSQUE
MATA Lensa
QUOTE IWAN
QuotesPahlawan
SANDAKA Dana MBOJO
Iwan Book





